Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2012

ANJING TERKECIL DI DUNIA

Seekor anak anjing yang lahir tiga minggu lalu bisa jadi kandidat anjing terkecil di dunia.



Saking kecilnya Beyonce, seekor anjing Dachsund betina, ia bisa muat di sendok. Beyonce yang lahir pada 8 Maret lalu dinamai mengikuti penyanyi terkenal Amerika Serikat tersebut.

Pada usia dua minggu, ukuran Beyonce menyamai kartu nama.

Grace Foundation yang berkantor di El Dorado mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Hewan menangkap ibu Beyonce yang kemudian melahirkan lima ekor anak anjing menggemaskan.



Beyonce lahir terakhir dan jantungnya sempat tak berdetak. Dokter hewan berhasil 'menghidupkan' Beyonce setelah menekan dadanya dan memberi pernapasan buatan.

Menurut yayasan tersebut, Beyonce siap untuk diadopsi dalam dua pekan ke depan. Mereka juga sudah mengajukan 'lamaran' ke Guinness World Records untuk anjing terkecil di dunia.

Kamis, 10 Mei 2012

Raja Tawon Dunia berasal dari Indonesia

Raja Tawon Dunia berasal dari Indonesia. raja tawon atau King of Wasps yang disebut-sebut sebagai spesies tawon terbesar di dunia, ternyata di temukan di Sulawesi, Indonesia.

Tawon raksasa berukuran 2,5 inci itu memiliki rahang panjang, lebih panjang ketimbang ukuran kakinya. Spesies ini ditemukan seorang profesor entomologi dari University of California, Lynn Kimsey.
 
“Saya masih heran bagaimana cara dia berjalan, karena rahangnya justru yang lebih panjang, seperti monster,” ujarnya seperti dilansir Dailymail, Sabtu (24/3).

Kimsey menjelaskan, rahang dari tawon raksasa ini sangat besar hingga sering membungkus kedua sisi kepalanya. Ketika rahang terbuka, rahang tersebut ternyata lebih panjang dari kaki depannya.

Kimsey menemukan jenis tawon prajurit ini di Pegununggan Mekongga, di daerah bagian tenggara dari Sulawesi. Ukurannya sangat besar dan terlihat ganas membuat tawon raksasa ini seperti komodonya Tawon. “Saya menamainya Garuda, seperti simbol nasional Indonesia, yaitu seekor burung,” ucap dia.
Rahang besar ini, menurutnya punya fungsi penting bagi si tawon. “Rahang besar ini memainkan peran dalam pertahanan dan reproduksi," katanya.

Dalam spesies lain dalam genus laki-laki, kata Kimsey, mereka menjaga di pintu masuk sarang. Ini berfungsi untuk melindungi sarang dari sarang parasit dan merampok, dan untuk ini ia menuntut pembayaran dari perempuan dengan kawin dengan dia setiap kali ia kembali ke sarang. “Jadi ini adalah cara menjamin garis patrilineal dalam reproduksi tawon,” ujarnya seraya mengatakan rahang tawon tersebut cukup besar untuk membungkus dada tawon betina dan memeluknya saat kawin. Raja Tawon Dunia berasal dari Indonesia.

Rabu, 09 Mei 2012

Kodok / Katak ini Pintar Menyamar

"Ada kodok (rekotek, rekotek). Di pinggir kali (rekotek-rekotek). Mencari makan..." Saat boneka Susan dan Ria Enez menyanyikannya, mungkin ingat dengan pengalaman mencari kodok di sungai dan persawahan.

Untung hanya kodok biasa, jadi mudah terlihat. Tapi bagaimana dengan kodok-kodok berikut ini, sepertinya perlu mata yang jeli untuk mencarinya.


Aptly-Vietnamese Mossy Frog




Bat Faced Toad



Glass Frog 





Hylid fog - phrynohyas venulosa




Leaf Frog


Tree frog hyla avivoca


Nah, gambar yang terakhir ini tau kodoknya ada di mana ???
Sumber:
http://www.nydailynews.com/
http://allaboutfrogs.org

Lalat Cari Alkohol jika Ditolak Pasangan

Pernahkah merasa patah hati ditolak orang yang dicintai dan akhirnya melampiaskan kekecewaan dengan mabuk-mabukan dengan minuman beralkohol? Tak cuma manusia, lalat buah pun kalau ditolak pasangan mencari alkohol.

Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Science bahwa lalat buah jantan yang ditolak oleh betina akan mengonsumis makanan yang mengandung alkohol lebih banyak.

Demikian kesimpulan hasil penelitian Galit Shohat Ophir dan rekannya dari Howard Hughes Medical Institute di Virginia, AS melakukan sebuah penelitian di laboratorium Ulrike Heberlein, Universitas California di San Diego.

Dalam penelitian itu, Ophir mengelompokkan lalat buah jantan menjadi dua grup. Grup pertama ditempatkan di kotak penuh lalat betina perawan yang siap dikawini. Sementara, lalat grup kedua ditempatkan di box dengan lalat yang sudah dikawini sehingga cenderung menolak ajakan kawin.

Peneliti menemukan bahwa grup pejantan yang ditolak memakan makanan yang mengandung 15 persen alkohol, sementara grup lain menghindari. Menurut Ophir, lalat buah memilih alkohol untuk memberi penghargaan atas dirinya walau ditolak.

Perilaku tersebut dikendalikan oleh senyawa dalam otak yang disebut neuropeptida F (NPF). Berdasarkan penelitian, lalat buah jantan yang gagal kawin memiliki level NPF yang lebih rendah.

"Ini semua membuat kita berpikir bahwa otak lalat buah, dan juga mungkin hewan lain dan manusia, memiliki sistem kontrol untuk memberi penghargaan internal, bahwa jika penghargaan internal turun maka akan diikuti dengan perilaku yang akan mengembalikannya lagi," kata Ophir seperti dikutip BBC, Kamis (15/3/2012).

Senyawa mirip NPF sebenarnya juga ditemukan pada manusia, disebut Neuropeptida Y. Namun, efek zat itu pada perilaku manusia belum bisa dijelaskan dengan gamblang.

Sumber : bbc.co.uk, kompas.com

Selasa, 08 Mei 2012

Kodok Unik Bergaya Bruce-Lee

Kodok asal Amerika Selatan, Red-eyed tree frog bila diperhatikan ternyata kerap beratraksi layaknya jagoan kungfu,  Bruce-Lee.
 
Shikehy Goh yang tinggal di Batam memelihara satu jenis kodok tersebut. Iseng-iseng, ia mengambil gambar dengan kameranya. Hasilnya sungguh fantastis, gaya si kodok persis jurus Bruce-Lee saat beraksi.
 
"Kodok saya selalu mengangkat kaki kanannya saat memindahkan gaya berat tubuhnya ke sebelah kiri, lalu ia mengeluarkan jurus tendangannya. Semua itu berlangsung cepat hanya sepersekian detik. Untungnya saya bisa memotretnya," ucap Goh.
 
Sebagai penjual telepon selular, Goh menjepret aksi si kodok hanya saat senggang. " Memotret kodok saya ini saya kerjakan selama empat bulan saja. Dan saya ingin memotret lebih banyak lagi."
 

Ternyata banyak orang menyukai hasil jepretan Goh. Pastinya karena gerakan si kodok serupa dengan gaya sang legenda kungfu.
 
Sekarang timbul pertanyaan, apakah mungkin Bruce-Lee mengadopsi gerakan kodok dalam menciptakan jurus-jurus bela dirinya yang spektakuler? Entah, ada di antara kamu yang punya jawabannya?

Minggu, 15 April 2012

10 JENIS KUCING LIAR TERLANGKA

Andean Montain Cat
The Andean Mountain Cat (Leopardus jacobita) sangat jarang terlihat, sebagai habitat yang dibatasi ke pegunungan Bolivia, Peru, Argentina, dan Chile pada ketinggian di atas garis pohon. Populasi total diperkirakan hanya sekitar 2500. kucing ini tumbuh hanya sekitar dua meter panjangnya, hampir tidak lebih besar dari kucing rumah, dengan ekor tebal panjang yang bisa memberikan imbangan yang berguna untuk melakukan manuver di sekitar pegunungan.

Pallas Cat
Pallas The Cat (Otocolobus manul) disebut juga "Manul". Hanya seukuran kucing domestik, tapi tampaknya lebih berat karena bulu yang padat. Pallas's The Cat berbeda dari kucing lain dalam hal ini memiliki mata bulat dan celah dan gigi yang lebih sedikit, memberikan penampilan yang berwajah relatif datar. kucing ini berkisar dari Eropa Timur ke Siberia, menjelajahi ketinggian lebih tinggi dari Timur Tengah dan Asia. Hal ini dianggap sebagai spesies kucing tertua, yang berkembang sekitar 12 juta tahun yang lalu. Meskipun kucing ini jarang di temukan , Anda mungkin akrab dengan kucing karena foto populer dari sebuah poster.

Margay Cat
Margay (Leopardus wiedii) menyerupai kucing rumahan, tetapi lebih kecil sebagai kucing rumah. Margay juga memiliki kaki yang relatif lebih panjang dari sebuah kucing rumah dan merupakan pemanjat pohon yang sangat baik. kucing ini tersebar di wilayah membentang dari Mexico ke bawah melalui Brazil. Spesies ini dekat-terancam jarang terlihat, karena hanya berburu di malam hari dan tetap tersembunyi di hutan hujan.

Fishing Cat
Fishing Cat (Prionailurus viverrinus) terdapat di asia selatan dan Asia Tenggara, di mana ia lebih suka tinggal di dekat air yang lebih baik untuk mencari ikan, tentu saja! Ini adalah kucing perenang pertama dari keluarga kucing. kucing ini terdaftar sebagai hewan yang terancam punah karena habitatnya sedang dihancurkan sebagai lahan basah yang dikeringkan untuk digunakan manusia.

Serval Cat
Serval (Leptailurus serval) adalah salah satu jenis kucing liar Afrika yg berkaki panjang yang diyakini nenek moyang kuno singa dan cheetah. kucing Ini mendiami wilayah padang savana Afrika. kucing ini memiliki kepala kecil dan kaki panjang yg sangat efisien untuk mengejar mangsa , Mereka juga sangat cerdas. Serval adalah kucing liar yang paling sering dipelihara sebagai hewan peliharaan rumahan.

Caracal Cat
Caracal (Caracal caracal) memiliki penampilan khas Amerika Utara, kucing ini tumbuh dengan baik, dan hidup di Afrika dan Asia. Kucing ini tumbuh tipis tinggi sekitar tiga meter panjangnya. Caracal lebih suka hidup di gunung atau daerah gurun, dan dapat bertahan hidup tanpa air lebih lama daripada kucing lainnya. Walaupun jarang terlihat, Caracal berlimpah di alam liar, dan kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan.

African Golden Cat
African Golden Cat (Profelis aurata) tidak selalu berwarna emas. Bahkan, warnanya sangat bervariasi antara individu, mulai dari emas kemerahan menjadi abu-abu gelap dengan tanda khusus pada beberapa kucing dan dada yang lebih terang Hal ini juga dapat berubah warna selama siklus hidupnya. Golden Cat asli hidup di hutan hujan Afrika khatulistiwa.kucing Ini jarang terlihat, kucing tumbuh panjang 30-32 inci dan beratnya sampai 40 kilogram. Cat Golden diklasifikasikan sebagai hewan hampir terancam punah.

Sand Cat
Sand cat (Felis margarita) tinggal di padang pasir Afrika, Semenanjung Arab, dan Asia Barat. ukurannya sama kayak kucing domestik, dengan bulu yg lebih tebal. Sand cat memiliki kepala lebar dan bulu tumbuh di antara kaki, kelebihan yang sering ditemukan pada kucing Arktik. tujuannya untuk adaptasi kaki terhadap lingkungan, akan tapi tetap kaki Cat Sand dilindungi dari permukaan yang panas. Kucing ini terdaftar sebagai hewan terancam punah, pemburuannya dilarang di banyak negara.

Lynx Cat
Lynx adalah salah seekor dari 17 jenis kucing liar yang berukuran sedang. Semuanya adalah anggota dari genus Lynx, namun ada banyak kekacauan tentang cara terbaik untuk menggolong-golongkan spesies felis di masa kini. Sebagian ahli menggolongkan mereka sebagai bagian dari genus Felis.

Bornean Clouded Leopard Cat
The Bornean Clouded Leopard (Neofelis diardi) adalah berukuran sedang kucing liar yang ditemukan di Kalimantan, Sumatra dan Kepulauan Batu di Kepulauan malay dan dipublikasikan di bawah nama oleh World Wildlife Fund for Nature (WWF) pada tanggal 14 Maret 2007. Mantel yang ditandai dengan berbentuk tidak teratur, gelap bermata oval yang dikatakan berbentuk seperti awan, maka nama yang umum.

10 Vampir yang Benar-Benar Nyata

Kalau bicara mahluk penghisap darah, bisa jadi langsung terbayang vampir atau drakula. Sesungguhnya di dunia nyata, banyak mahluk yang harus memakan darah agar bisa bertahan hidup.

Tak usah kuatir, beberapa di antara mahluk ini tak bakal menghisap semua darah kamu sampai habis (kecuali dikeroyok, sih :P). Walau beberapa lainnya memang berbahaya dan harus dihindari.

Nah, mari kita mengenal mahluk apa saja yang dimaksud.

1. Kutu Loncat


Walaupun ada berbagai serangga yang memakan darah, kutu adalah kelompok terbesar lebih dari 2000 spesies yang diketahui beradatasi dengan hidup dari darah mamalia.

Memiliki tubuh yang tipis namun padat seperti lapis baja menjadi senjata yang sempurna untuk menyeruak di antara bulu-bulu tebal, sehingga menyulitkan upaya "tuan rumah" untuk mencakar atau menggigit mereka keluar.

Kutu tidak pernah punya sayap (yang akan memperlambat pelarian mereka) tapi kompensasinya, memiliki kaki-kaki yang luar biasa, yang memungkinkan mereka untuk melompat lebih dari 200 kali panjang tubuh mereka.

Mereka memulai hidup sebagai larva (seperti belatung) yang tidak menggigit, tetapi memakan hasil sekresi seperti kulit mati, rambut, bulu atau bahkan sampah orang tua mereka.

Beberapa spesies yang dikenal sebagai "sticktight" punya metode makan yang mengerikan. Mereka menyusup jauh ke bawah kulit mamalia, membengkak sampai ukuran kacang polong, meletakkan telurnya dan mati, masih tertanam dalam daging. Hal ini jadi penyebab infeksi bakteri.



2. Kutu Busuk



Awalnya hanya disebut serangga dari ordo Hemiptera, yang meliputi kutu busuk, waterbugs, kutu daun, jangkrik dan banyak lainnya. Kebanyakan serangga ini tidak berbahaya, tetapi yang jahat adalah "kutu busuk" di antara beberapa varietas parasit.

Sesuai dengan nama mereka, makhluk-makhluk ini bersembunyi di berbagai tempat (seperti kasur dan bantal kamu) untuk menghisap darah saat mangsanya tidur.

Mereka beradaptasi secara cepat terhadap pestisida sehingga sangat sulit untuk dibasmi. Adaptasi yang cepat ini disebabkan sebagian kebiasaan keras mereka Bereproduksi; untuk kawin, laki-laki harus mengalahkan yang lebih besar, lalu kawin dengan betina dengan cara menikam melalui exoskeletonnya (alat kelamin berbilah) dan betina harus cukup kuat untuk bertahan dari luka-luka untuk meletakkan telur. Artinya hanya pasangan kutu yang tangguh yang akan melahirkan bayi-bayi kutu baru.

Pada beberapa spesies eksotik, kutu busuk betina bahkan memiliki lingga berbilah sendiri, membuat perkawinan mereka seperti pertandingan anggar penuh kekerasan.



3. Lintah




Terkait dengan cacing tanah dan Annelida lainnya, lintah dapat ditemukan di seluruh dunia baik di darat dan di air. Kebanyakan spesies ini karnivora, menggerogoti invertebrata kecil atau bahkan telur ikan dan katak.

Lintah haematophagous dipersenjatai dengan lingkaran seperti gigi dan anestesi, senyawa antikoagulan dalam air liur mereka, yang memungkinkan mereka untuk membuat irisan kecil tanpa rasa sakit pada mangsa mereka yang menyemburkan darah selama berjam-jam.

Zaman dulu, lintah diyakini dapat mengobati hampir semua penyakit dengan menghapus kelebihan darah "buruk". Bahkan sekarang banyak pula pengobatan alternatif menggunakan cara ini.

Ternyata lintah lebih kompleks dari yang kita pikirkan. Lintah memiliki beberapa hati, juga banyak otak dan pada beberapa spesies mempunyai sekelompok mata kecil.


4. Ngengat Vampir


Kebanyakan ngengat dan kupu-kupu memakan nektar atau bahkan tidak pernah makan sama sekali, masa hidupnya hanya cukup untuk kawin.

Ngengat menggunakan belalai tajam untuk mengebor melalui kulit menuju aliran darah mamalia. Saat darah inang mengalir melalui mulutnya, hal itu menyebabkan mahluk kecil ini untuk mengait ke dalam daging sampai proses makan selesai.

Kebalikannya dengan nyamuk, hanya ngengat jantan yang menjadi vampir - ia menggunakan sumber energi alternatif ini dengan baik, karena ngengat betina menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk beristirahat dan menunggu sementara laki-laki dibiarkan untuk berpetualang jauh serta mencari pasangan lain.


5. Kelelawar Vampir



Hewan yang satu ini rasanya paling terkenal dari semua mahluk peminum darah.

Hanya ada tiga jenis kelelawar vampir atau Desmodontidae, semua asli Amerika. Mereka adalah satu2nya kelelawar yang bisa berjalan dan bahkan berdiam lama di tanah, hal itu memungkinkan mereka untuk dekat dengan hewan tidur yang lebih besar dan merayap pada mereka.

Cara makan: gigi tajam bak pisau cukur membuat irisan kecil di daging mangsanya dengan sedikit rasa sakit, dan air liur mengandung antikogulan membuat darah korban mengalirlancar siap diminum.

Sementara hampir semua kelelawar komunal, kelelawar vampir adalah kelelawar yang dikenal suka merawat anak mereka, bahkan mengadopsi anak kelelawar vampir lain yang yatim piatu dan menganggapnya sebagai anak mereka sendiri.


6. Lamprey


Agnatha atau "ikan tanpa rahang" pernah menjadi vertebrata planet bumi ini, muncul jutaan tahun yang lalu di jaman purba yang dikuasai oleh moluska bertentakel dan artropoda berduri.

Saat ini, contoh hidup dari nenek moyangnya adalah “slime hags” scavenging dan pengisap darah berwajah "lamprey."

Lamprey suka menempel pada ikan lain dan menyusup melalui daging sampai mereka mencapai darah atau cairan tubuh lainnya, dan mungkin membunuh sang mangsa yang tidak cukup kuat untuk bertahan dari banyak cairan atau darah yang hilang

Meskipun mereka tampak primitif dan ganas, lamprey juga ibu berbakti yang bermigrasi jauh untuk bertelur dan secara hati-hati membuat tumpukan batu untuk menjadi sarang pelindung telur-telur mereka.


7. Candiru



Mahluk dari Amazon ini terkenal karena kebiasaan langka yang berenang ke dalam uterus dan saluran pembuangan mamalia besar (seperti manusia) yang cukup bodoh untuk buang air kecil di sungai.

Tubuh mungil mereka, secara khusus disesuaikan dengan insang yang mendeteksi bagian tubuh korban yang kaya akan darah, dan saat itulah mereka menggunakan rahang kecil untuk menggigit


8. Siput Torpedo



Mungkin ini adalah mahluk yang tak seperti vampir, Cancellaria cooperi.

Siput lambat tapi persisten, dapat mencium lapisan lendir beberapa kaki jauhnya, dan menggunakan tabung panjang dan tipis untuk mengalirkan darah tanpa menyebabkan ikan merasa sakit atau tidak nyaman.

9. Burung Pipit Vampir


Tidak ada hewan lain yang mungkin begitu aneh seperti septentrionalis Geospiza difficilis, burung yang hanya diketahui secara teratur mengkonsumsi suplemen diet dengan darah segar.

Pipit yang belajar untuk memakan darah dari luka untuk makanan tambahan kecil ini mungkin hewan yang bisa beradaptasi dengan baik. Karena saat makanan di pulau ini banyak berkurang, sehingga mereka perlahan-lahan bergeser menjadi hewan pemakan darah.


10. Lalat



Diptera adalah lalat yang hidup dengan menghisap darah. Selain itu ada juga yang disebut "Lalat kuda" - bentuknya sedikit lebih kasar, menggunakan mulut seperti pisau cukur bermata untuk mengiris daging terbuka dan meminum darah yang merembes keluar.

Lebih tidak biasa adalah Hippoboscidae atau "louseflies," beberapa di antaranya hidup di dalam mangsa besar mereka samapi dewasa dan bahkan tidak punya sayap!

Bahkan ada lalat dengan larva pengisap darah , seperti "Belatung lantai dari Kongo" minum darah korban yang sedang tidur dengan mulut mereka yang seperti lintah.

Rabu, 11 April 2012

SPESIES HEWAN PURBA YANG MASIH HIDUP DI INDONESIA

1.Buaya
Seperti telah kita ketahui bersama baha buaya merupakan salah satu hewan purba yang tersisa si bumi ini. Buaya merupakan hewan Karnivora yang dapat hidup di air dan daratan. Indonesia memiliki 7 spesies buaya dari total seluruh spesies buaya yang ada di Dunia.
Spesies buaya yang terdapat di Indonesia antara lain :

# Buaya muara (Crocodylus porosus) :
Buaya muara merupakan spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis-jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka, dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia menjadi habitat terfavorit bagi buaya muara selain Australia.

#Buaya irian (Crocodylus novaeguineae)
Buaya irian hanya terdapat di pulau Irian (Indonesia dan Papua Nugini). Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini menyerupai buaya muara hanya berukuran lebih kecil dan berwarna lebih hitam.

#Buaya mindoro (Crocodylus mindorensis)
Buaya mindoro semula termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya irian (Crocodylus novaeguineae) tapi kini buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan tenggara.

#Buaya kalimantan (Crocodylus raninus)
Buaya kalimantan mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan buaya muara. Lantaran itu buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli.

#Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis)
Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.

#Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae)
Buaya sahul sebenarnya sama atau masih dianggap satu jenis dengan buaya irian. Namun oleh beberapa ahli taksonomi buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk menjadi spesies tersendiri.

#Buaya senyulong (Tomistoma schlegelii)
Buaya senyulong tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Yang membedakan buaya senyulong dengan jenis buaya lainnya adalah moncongnya yang relatif sempit.

2.Komodo
Komodo, atau yang biasa disebut gengan biawak komodo (Varanus komodoensis), merupakan kadal terbesar di dunia dengan panjang tubuh mencapai 2-3 meter dan berat mencapai 70-140 kg. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.

Komodo merupakan dinasaurus purba yang hanya hidup (endemik) di Indonesia saja, tepatnya di Taman Nasional Pulau Komodo. Walaupun begitu komodo juga dapat ditemukan di dua pulau lain disekitar pulau komodo yakni, pulau Rinca dan Pulau Padar.
Rahasia Kadal Komodo hingga dapat bertahan selama 40 juta tahun ialah karena ia memiliki sistem pertahanan hidup alami yang terdapat pada kuku serta air liurnya. Air liur komodo s angat mematikan karena mengandung 66 jenis bakteri mematikan. Rhasia lain mengapa komodo dapat bertahan selama ini ualah karean cara bereproduksi komodo sangat istemewa. Komodo dapat bertelur tanpa adanya pejantan (partenogenesis).

3.Coelacanth (Raja Ikan Laut Purba)
Ikan raja laut atau Coelacanth merupakan ikan purba yang banyak hidup pada 360 juta tahun yang lalu. Ikan raja laut yang dikenal sebagai Coelacanth kini hanya tersisa dua spesies yaitu Latimeria menadoensis (Indonesia Coelacanth) dan Latimeria chalumnae (Comoro Coelacanth). Sedangkan berbagai jenis lainnya, sekitar 120 spesies, dinyatakan telah punah dan hanya ditemukan fosilnya saja.

Coelacanth adalah jenis ikan berparu-paru yang dipercaya sebagian ahli sebagai nenek moyang tetrapoda, yaitu nenek moyang binatang yang hidup di darat termasuk manusia. Ikan raja laut atau Coelacanth mempunyai habitat di lautan dalam, 700 meter di bawah permukaan laut. Meski terkadang ikan purba ini bisa berada dikedalaman laut 200 meter.

Pada tahun 1998, seekor ikan raja laut tertangkap jaring nelayan di perairan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara. Ikan jenis ini sebenarnya sudah umum dikenal oleh nelayan setempat namun belum terdiskripsikan hingga seorang peneliti Amerika yang tinggal di Manado, Mark Erdmann dan beberapa temannya termasuk ilmuan LIPI mempublikasikannya dan belakangan ikan raja laut ini disebut sebagai spesies baru, Latimeria menadoensis ( Coelacanth Sulawesi).

Antara ikan raja laut spesies Latimeria chalumnae (Coelacanth Komoro) dan Latimeria menadoensis (Coelacanth Sulawesi) mempunyai ciri-ciri yang serupa. Ekor ikan purba ini berbentuk seperti kipas dengan mata yang besar dan sisik yang terlihat tidak sempurna (seperti batu). Panjangnya mencapai 2 meter dengan berat mencapai 80-100 kg. Perbedaannya terdapat pada warna kulit Latimeria menadoensis yang berwarna coklat sedangkan Latimeria chalumnae berwarna biru baja.

4. Arwana
Menurut kelompok kuno Osteoglossids, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Saat ini, mereka bisa ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia
Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis, arowana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap dalam penerbangan pertengahan (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 '6 ") ke udara) .
Di Cina, arowana terkenal sebagai "Ikan Naga" karena penampilan mereka, dan mereka dianggap Pembawa keberuntungan/Nasib Baik.

Rabu, 28 Maret 2012

HEWAN HEWAN BERCAHAYA

1. Kunang-kunang
Ada lebih 2.000 spesies kunang-kunang, yang sebenarnya adalah kumbang bersayap. Mekanisme bercahaya kunang-kunang biasanya menunjukkan beberapa informasi misalnya masa hidupnya. Kunang-kunang bersinar bahkan ketika mereka masih berupa larva kecil. Kedipan kepucatan mereka, cahaya kapur bertindak sebagai peringatan bagi pemangsa.

2.Ubur-ubur Jengger
Ubur-ubur jengger (Ctenophore) adalah makhluk lembut yang mirip dengan ubur-ubur dan anemon laut. Mereka umumnya memakan tanaman mikroskopis dan hewan-hewan laut kecil. Sebagian menangkap mangsa menggunakan tentakel (organ menyerupai belalai) yang lengket dan dapat bergerak di air seperti tali alat memancing. Selain itu, hampir semua ubur-ubur jengger memiliki sel penghasil cahaya khusus di sepanjang punggung tubuh mereka yang berlipit.

3. Cacing Bom
Spesies cacing baru yang ditemukan di kedalaman laut memiliki keunikan karena tubuhnya bisa menampakkan cahaya. Ilmuwan mengatakan, cacing langka itu bisa mengeluarkan "bom alami" dari pendaran cahaya dalam tubuhnya. Karena kemampuannya yang unik itu cacing itu mendapatkan nama ilmiah Swima bombiviridis. Karen Osborn dan timnya dari Scripps Institution of Oceanography di University of California, San Diego, melaporkan temuan tujuh spesies cacing baru dalam jurnal ilmiah Sains.

4. Anglerfish
Anglerfish merupakan ikan yg unik. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yg lebar & bertaring melengkung panjang. Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam "tali pancing" di bagian atas moncongnya. Ikan angler jenis lain, misalnya Thaumaticthys pagidostomus, memiliki organ cahaya di bawah giginya. Ikan angler tidak memiliki gelembung renang ( karena pada kedalaman itu gelembung renang atau paru-paru manusia) akan hancur akibat tekanan bawah laut, sehingga ikan itu menghabiskan seluruh hidupnya di laut dalam & tidak pernah naik ke permukaan.

5. Krill
Krill adalah crustacea seperti udang yang dapat ditemui di semua samudera dunia. Mereka dimakan oleh banyak binatang, termasuk burung, paus, cumi-cumi dan hiu paus. Mereka biasanya ditemukan pada grup besar, dengan lebih dari 10.000 krill per meter kubik. Kelebihan dari krill ini yaitu mereka bisa memancarkan cahaya dari tubuhnya untuk menakuti pemangsanya.